ISTANANEWS.COM, “Evolusi Manusia & Informasi” – (1)

Print

ISTANANEWS.COM, “Evolusi Manusia & Informasi” – (1)

Evolusi bukanlah sesuatu yang diharamkan dalam hal apapun, Evolusi dalam Biologi adalah perubahan atau perkembangan makhluk hidup secara bertahap dalam jangka waktu lama. Dan kita, Manusia, mengalami itu sejak  lahirnya Nabi Adam AS – SIti Hawa (Eva), warna warni ummat manusia demikian beragam juga terhadap fisik, sikap dan prilaku.

See the source image

Manusia atau orang (Homo sapiens,  “manusia yang tahu”) adalah spesies primata dengan populasi yang terbesar, persebaran yang paling luas, dan dicirikan dengan kemampuannya untuk berjalan di atas dua kaki serta otak yang kompleks yang mampu membuat peralatanbudaya, dan bahasa yang rumit.

Kebanyakan manusia hidup dalam struktur sosial yang terdiri atas kelompok-kelompok tertentu yang pada gilirannya dapat bersaing atau membantu satu sama lain mulai dari kelompok keluarga kecil dengan hubungan kekerabatan hingga kelompok politik yang besar atau negara

See the source image

Interaksi sosial antar-manusia membuat keberagaman nilainorma, dan ritual di dalam masyarakat manusia. Keinginan manusia untuk tahu dan mempengaruhi lingkungan sekitarnya memunculkan perkembangan dalam filsafatilmumitologi, dan agama.

Penggolongan manusia dalam berbagai sumber disebut berdasarkan,

-Usiajaninbayibalitaanak-anakremajaakil balikpemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.

-Ciri-ciri fisik; warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan

-Afiliasi : sosio-politik-agama; penganut agama/kepercayaan , warga negara , anggota partai, dsb

-Hubungan kekerabatan; keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.

-Profesi; wartawan, politikus, dokter, aktifis, dsb

Perjalanan panjang proses evolusi manusia  telah menggiring takdir manusia menuju garis ‘hidupnya masing-masing, keberuntungan. Manusia kini menjelma menjadi spesies yang cerdas dan beradab. Berbekal anugerah daya kreasi yang brilian, manusia pun mampu merekayasa apapun dengan tekhnology, kecuali satu hal yang tidak dapat manusia hindari ,’KEMATIAN’

Hedonisme mengakar kuat dalam jiwa setiap manusia, keinginan hidup dengan segala manis-madu hingga tetes terakhir. Namun, banyak yang lupa jika  akan meredup dan kemudian mati, tiada rasa. MATI DALAM KEMULIAAN ATAU SEBALIKNYA.

See the source image

Segalanya harus berakhir, kembali sepi, dan tak ada lagi yang tersisa. Keabadian hanyalah tinggal angan di saat merajut bahagia yang harus berujung pada garis akhir kehidupan. Realita kehidupan yang fana kerap mengusik sisi ruang batin, berharap segalanya bisa ditunda. Namun tak seorangpun kuasa menghentikan waktu  yang terus merambat pasti. Semua akan berlalu, meninggalkan harapan dan mimpi indah untuk selamanya.

Rahim, janin, balita, remaja, dewasa, orang tua , kakek/nenek, ….. liang lahat,

Dimana waktu-waktu mu untuk kebaikan, dimana sebaliknya.

Surat An Nisa’ ayat 119 mengamanahkan bahwa barang siapa mengambil atau menjadikan syetan sebagai pelindung selain Allah, maka itu merupakan sebuah kerugian yang nyata.

Ulama menyatakan bahwa maksud dari hal tersebut adalah menjadikan syetan dan perbuatannya yang cenderung menjauhkan kita dari Allah dan kebaikan. Hal ini menyampaikan pesa bahwa ketika seseorang banyak melakukan maksiat, bertentangan dengan agama,  maka dia merupakan orang yang merugi.

Evolusi manusia sesungguhnya adalah diakhir usia, BERMANFAAT BAGI BANYAK ORANG.

(Red-01/Foto.ist)

Sourche’s,

Evolusi Manusia Purba Ke Manusia Modern | (wordpress.com)

Indonesia Tangguh – (15), ISTANANEWS.COM IS COMING, EVOLUSI IR H JOKO WIDODO GO INTERNASIONAL ; SETELAH PRANCIS, AMERIKA & INGGRIS PUN MERESTUI , AHAY !  – KORAN JOKOWI

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan