Who’s – (1), ” Retno Marsudi Satu Dari Ratusan Juta Wanita Hebat Kita “

Who’s – (1), ” Retno Marsudi Satu Dari Ratusan Juta Wanita Hebat Kita “

IstanaNews, Who.s :  Jumlah penduduk Indonesia saat ini > 271.349.889 jiwa, diantaranya ada satu wanita hebat didalamnya, Dialah,  Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., LL.M. , istri dari  Agus Marsudi, seorang arsitek, dan dikaruniai dua orang anak, yaitu Dyota Marsudi dan Bagas Marsudi ini dilahirkan  27 November 1962,  Retno adalah Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 – 22 Oktober 2019 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.Kemudian kembali dipercaya dan dilantik oleh Presiden Joko WIdodo sebagai Menteri Luar Negeri pada 23 Oktober 2019 untuk Kabinet Indonesia Maju periode 2019 -2024.

Sebelum menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, Retno adalah Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda di Den Haag.

See the source image

SANG PEMBERANI

Joewono Sri

Siapa tak mengenal nama Srikandi
Tokoh wanita sang prajurit sejati
Dia cerdas, dia tangkas berbela diri
Siap siaga membela Ibu pertiwi

Ketika peperangan kecamuk melanda
Bak ksatria gagah,maju ke medan laga
Busur dengan seribu anak panah disandangnya
Kaum pecundang tersungkur tewas di tangannya

Srikandi tak lupa dengan kodratnya
Seorang ibu penyayang anak dan keluarga
Pendamping suami penuh kasih setia
Tantangan hidup dihadapi dengan sukacita

Wahai wanita ….
Kalian adalah pewaris Srikandi-Srikandiku
Tunjukkan talenta kepiawaian pada dirimu
Junjung tinggi martabat wanita sejatimu
Tanah air menanti karya bhaktimu

TangSel 23-Agustus-2019

See the source image

Masa kecil dan pendidikan

Retno Marsudi lahir di SemarangJawa Tengah, pada 27 November 1962. Dia menempuh pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 3 Semarang sebelum akhirnya memperoleh gelar S-1nya di Universitas Gadjah MadaYogyakarta. Pada tahun 1985. Ia lalu memperoleh gelar S-2 Hukum Uni Eropa di Haagse HogeschoolBelanda.

Karier

Setelah lulus, ia bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia. Dari tahun 1997 hingga 2001, Retno menjabat sebagai sekretaris satu bidang ekonomi di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den HaagBelanda.Pada tahun 2001, ia ditunjuk sebagai Direktur Eropa dan Amerika.[3] Retno dipromosikan menjadi Direktur Eropa Barat pada tahun 2003.

Pada tahun 2005, ia diangkat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama masa tugasnya, ia memperoleh penghargaan Order of Merit dari Raja Norwegia pada Desember 2011, menjadikannya orang Indonesia pertama yang memperoleh penghargaan tersebut. Selain itu, ia juga sempat mendalami studi hak asasi manusia di Universitas Oslo. Sebelum masa baktinya selesai, Retno dikirim kembali ke Jakarta untuk menjadi Direktur Jenderal Eropa dan Amerika, yang bertanggung jawab mengawasi hubungan Indonesia dengan 82 negara di Eropa dan Amerika.

See the source image

Retno kemudian dikirim sebagai Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda pada tahun 2012. Ia juga pernah memimpin berbagai negosiasi multilateral dan konsultasi bilateral dengan Uni Eropa, ASEM (Asia-Europe Meeting) dan FEALAC (Forum for East Asia-Latin America Cooperation).

See the source image

Pada 2017, Retno mendapatkan penghargaan sebagai agen perubahan di bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan. Penghargaan tersebut diberikan oleh UN Women dan Partnership Global Forum (PGF). UN Women adalah lembaga PBB yang bertugas memajukan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Sementara PGF adalah lembaga non-profit yang bertujuan memajukan kemitraan inovatif bagi pembangunan. Penghargaan ini diserahkan oleh Asisten Sekretaris Jenderal PBB yang juga selaku Deputi Direktur Eksekutif UN Women Lakhsmi Puri pada acara jamuan makan siang di sela pelaksanaan Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di Markas Besar PBB, New York

(Red-01/Foto.ist)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan