Pesan Istana – (6), “PRESIDEN JOKOWI DIANTARA AUKUS, CHINA, ASEAN & ANGGARAN MILITER YANG MINIM “

Pesan Istana – (6), “PRESIDEN JOKOWI DIANTARA AUKUS, CHINA, ASEAN & ANGGARAN MILITER YANG MINIM “

IstanaNews.com, Pesan Istana, Militer : Pasca runcingnya  Prancis VS  AUKUS – AS, UK/Inggris & Australia, suatu pakta keamanan trilateral dalam kawasan Indo-Pasifik, di mana kebangkitan China dipandang sebagai ancaman.

Kembali pada tahun 2016, Prancis melakukan kontrak dengan Australia dalam membangun 12 kapal selam sebagai kesepakatan abad ini , juga ini bagian dari Prancis menjaga 2  juta warga Prancis dan 7.000 tentara Prancis di Indo-Pasifik khususnya yang tersebar di Wilayah Polinesia PrancisKaledonia BaruWallis dan FutunaDaratan Selatan dan Antarktika Prancis, dan Pulau Clipperton serta wilayah Mayotte dan Réunion 

Bahkan mereka pun menyepakati investasi senilai USD. 50 miliar, antara Australia  dengan perusahaan Prancis Naval Group (sampai 2017 dikenal sebagai DCNS) untuk merancang kapal selam generasi baru, yang disebut kelas-Attack di bawah “Future Submarine Program”

See the source image

Seiring waktu Australia menganggap anggaran membengkak hingga USD.90 milyar,  Australia meradang, Prancis tidak mau disalahkan, Australia pun  kemudian membatalkan kontrak kalau pun proyek mereka ini telah mengeluarkan biaya lebih dari USD.2, 4 milyar.

Prancis tidak terima, Australia pun dipaksa  membayar denda ratusan juta euro karena membatalkan kontrak.  Kapal selam malah akan dibeli dari perusahaan AS dan Britania Raya/UK.

Kalau pun Presiden Prancis – Emmanuel Macron tidak bereaksi, namun kita bisa lihat dari reaksi Menlu Prancis – Jean-Yves Le Drian dan Menteri Angkatan Bersenjata –  Florence Parly  yang menyatakan kekecewaannya atas hal ini bahkan  Le Drian lebih mengatakan , “tikaman dari belakang”. 

Pada 17 September 2021, Prancis menarik duta besarnya dari Australia dan AS., satu hal ‘langka’ yang dilakukan Prancis yang selama ini belum pernah menarik duta besarnya untuk Amerika Serikat.

Ahahaha….

See the source image

PERANCIS & INDONESIA

Saat Presiden Jokowi bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Hotel Splendide Royal, Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021)., Presiden Jokowi mengatakan ucapan terima-kasih atas kerjasama pertahanan Indonesia-Prancis yang ditanda-tangani Juni 2021 lalu.

Hal lain adalah tentang Presidensi Indonesia di G20 tahun 2022. Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Presidensi Indonesia akan mengutamakan inklusivitas dalam pemulihan ekonomi dunia pascapandemi denagn  tema “Recover Together, Recover Stronger“.

Presiden Jokowi memahami jika sahabatnya ini sedang galau pasca Australia masuk AUKUS, beliau juga memahami Marcon sedang mencari sahabt setia di ASEAN, dan Indonesia adalah salah satunya kemudian India.

Presiden Marcon lega bertemu Presiden Jokowi, maka malamnya dia mencuit di-akun Twitter @EmmanuelMacron, Presiden Prancis dalam Bahasa Indonesia, Bersama jajaran mitra, kita akan terus bertindak agar kawasan Indo-Pasifik tetap menjadi ruang untuk perdamaian dan kerja sama. Perihal ini, Indonesia adalah pelau utama, lebih dari sekadar mitra, yakni sahabat. @jokowi yang terhormat”.

Ahahaha, asik ….

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Joko Widodo saat pertemuan bilateral di Roma, Italia, Sabtu (30/10/2021)

APA REAKSI CHINA?

Menteri luar negeri China mengatakan AUKUS telah memicu “keprihatinan tingkat tinggi” di antara negara-negara Asia-Pasifik. “China percaya bahwa langkah ini akan membawa tiga bahaya tersembunyi bagi perdamaian dan stabilitas regional serta tatanan internasional: kebangkitan Perang Dingin; bahaya tersembunyi dari persaingan senjata dan proliferasi nuklir,” kata Wang.

China pastinya paham, bahwa AUKUS tidak jauh berbeda dengan ‘QUAD’ , Aliansi pertahanan  AS, Jepang, Australia, dan India meluncurkan Quad untuk melawan pengaruh ekonomi dan militer China yang meluas di kawasan Asia-Pasifik dengan fokus Laut China Selatan

‘Ahahaha…

See the source image

INDO PASIFIC

Indo-Pasifik, adalah salah satu wilayah biogeografis bahari di dunia. Kawasan ini meliputi Samudera HindiaSamudera Pasifik bagian barat dan tengah, serta laut-laut pedalaman di wilayah Indonesia dan Filipina. Wilayah ini tidak termasuk perairan ugahari dan kutub di samudera-samudera Hindia dan Pasifik. Demikian pula, perairan tropis di Pasifik timur, di pesisir barat Benua Amerika, dianggap sebagai wilayah yang terpisah

See the source image

PERAN ASEAN & INDONESIA

ASEAN Outlook on Indo-Pacific adalah kesepakatan dan  garis kebijakan ASEAN mengenai ruang lingkup, tu­juan, prinsip, area kerja sama, dan mekanisme kerja sama In­do-Pasifik. Kesepakatan ini digagas saat KTT ke-34 ASEAN di Thailand pada 22 Juni 2019.

Sentralitas ASEAN tidak semata-mata didasarkan pada posisi geografis kawasan Asia Tenggara yang berada tepat di tengah Indo-Pasifik. Lebih dari itu, ASEAN harus diakui me­ru­pakan organisasi regional pa­ling solid di kawasan. Me­ka­nis­me kerja sama dalam organisasi sudah terbentuk dan berjalan dengan baik, beberapa di an­ta­ranya melibatkan negara-neg­­a­ra di luar kawasan. Artinya, ASEAN memiliki dasar yang kuat untuk menjadikan me­ka­nis­me yang sudah ada sebagai platform kerja sama Indo-Pasifik.

See the source image

Jika AS dan sekutunya ‘menganggap’  Indo-Pasifik sebagai kawasan yang bebas dan terbuka (free and open), namun ASEAN, khususnya Indonesia menolak hal itu. Indonesia sejak awal ber­pan­da­ngan bahwa Indo-Pasifik juga harus memiliki karakteristik lain yaitu inklusif, transparan, dan komprehensif; menda­tang­kan manfaat bagi kepentingan jangka panjang seluruh negara di kawasan; dan didasarkan pada komitmen bersama untuk me­wujudkan perdamaian, sta­bi­litas, dan kemakmuran ber­sa­ma.

Selain itu, Indonesia juga mengusung gagasan mengenai kesatuan pandangan di antara ne­gara-negara ASEAN menge­na­i kerja sama Indo-Pasifik ser­ta memperjuangkan peran sen­tral ASEAN dalam kerja sama tersebut.

Dinobatkan Jadi Asian of The Year 2019, Ini Kata Jokowi

Apakah upaya Indonesia & ASEAN berhasil?, on-progress, yang jelas Surat kabar Singapura, The Straits Time telah menobatkan Presiden Joko Widodo sebagai ‘Asian of The Year 2019’. Jokowi dinilai telah berkontribusi dalam pengembangan Asean Outlook on Indo-Pasific.

Asean Outlook on Indo-Pacific merupakan penegasan posisi Asean dalam peranannya untuk menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di Kawasan Indo-Pasifik, yang mencakup Asia Pasifik dan Samudera Hindia. Outlook ini mengedepankan pendekatan dialog dan kerja sama yang terbuka dan inklusif di bidang yang menjadi prioritas Asean, yaitu maritim, ekonomi, konektivitas, serta pencapaian SDGs. Oleh karena itu, penghargaan itu didedikasikan Presiden Jokowi untuk Indonesia.

“Terima kasih. Ini kehormatan bukan untuk saya semata-mata, tapi untuk Indonesia,” ujarnya melalui akun Twitter-nya,  Jumat (6/12/2019) lalu.

Mengutip informasi dalam laman resmi Sekretariat Kabinet, The Straits Times menilai Jokowi sebagai lelaki sederhana yang menjadi Walikota Solo, sebelum menjadi Gubernur di DKI Jakarta dan akhirnya memimpin negara dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan hampir 270 juta penduduk.

See the source image

KEKUATAN MILITER INDONESIA

Sepekan dilantik tahun 2019 lalu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa buka-bukaan pemerintah menganggarkan belanja militer sebesar US$ 20,7 miliar atau Rp 298,08 triliun (kurs Rp14.400). Anggaran ini berlaku untuk 2020-2024 mendatang.

See the source image

Dengan anggaran seperti ini, Bappenas menganggap Jumlah batalyon di Indonesia akan tercukupi untuk menjaga 514 kabupaten/kota. “Kita baru tahu misalnya jumlah batalyon kita tidak cukup untuk seluruh 514 kabupaten/kota di indonesia, kita hanya punya 300-an batalyon,” ungkap Suharso saat itu kepada Pers

Dari sumber lain, Global Firepower Military Ranks, kekuatan militer kita  ‘baru’ masuk peringkat ke-15,  1. United States of America, 2. Russia, 3. China, 4. India, 5. United Kingdom, 6. France, 7. Germany, 8. South Korea, 9. Italy, 10. Brazil, 11. Turkey, 12. Pakistan, 13. Israel, 14. Egypt, 15. Indonesia.

Agh sudahlah,

AUKUS, QUAD atau apapun namanya, selama mereka tidak menginjak – injak ‘Merah putih’ kita, biarkan saja. Karena kita ini bangsa nekat, siap mati untuk NKRI, karena ….NKRI HARGA MATI !

Ahahaha..

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

Pesan Istana – (5), “PESAN MENOHOK PRESIDEN JOKOWI DARI SIRKUIT MANDALIKA” | ISTANA NEWS

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pesan Istana – (7), KANTOR STAF PRESIDEN, FESTIVAL HAM 2021 - KOTA SEMARANG ; 16 - 19 November 2021. | ISTANA NEWS
  2. Pesan Istana - (23), "  UPPER-CUT PRESIDEN JOKOWI MEMBUAT KEPALA DAERAH & KEMENTERIAN TERKAIT APBD KNOCK-OUT . HAJAR PAK DHE ! " | ISTANA NEWS

Tinggalkan Balasan