Denny D. Kustia – Ketum YKIM, “SUKSESKAN KTT G20 BALI & AWASI ANGGARAN RP.108,1 MILYARNYA”

Denny D. Kustia – Ketum YKIM, “SUKSESKAN KTT G20 BALI & AWASI ANGGARAN RP.108,1 MILYARNYA”

IstanaNews.com, Jakarta : Kita bangga juga terharu  saat dunia internasional mengakui kembali bahwa dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi , Indonesia kembali lagi  menjadi negara yang lebih besar sebagaimana pengakuan mereka saat bangsa dan negara besar ini dipimpin oleh Presiden Ir.H. Sukarno.

Hal ini ditunjukan mereka sebagaimana kemudian Presiden Jokowi ditunjuk sebagai Ketua Presidensi G20 untuk 2022 di Bali.

“Indonesia akan menjadi pusat perhatian dunia khususnya sejak 1 Desember 2021 hingga November 2022 mendatang, karena kita menjadi tuan rumah dari 150-an pertemuan tingkat internasional. Mulai dari urusan keuangan, iklim, hingga digital ekonomi. Kita satu-satunya negara berkembang pertama yang menjadi Presidensi G20. Posisi strategis seperti itu sangat langka dan mulia”, jawab Denny D. Kustia – Ketum YKIM – Yayasan Kerja Indonesia Maju  melalui seluler (19/11) saat diminta tanggapan atas hal ini.

Ditambahkan Denny, “Indonesia telah mampu duduk setara dengan negara maju. Presidensi G20 adalah posisi di mana sebuah negara menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan G20. Kita sukseskan event besar ini juga sekaligus kita awasi anggarannya yang mencapai Rp.108,1 milyar. Peran Relawan dan Pers sangat kita harapkan. Kami , YKIM, siap bersinerji untuk hal ini”

Saat diminta tanggapan tentang terpilihnya Jenderal Andika Perkasa menjadi Pangti TNI dan Letjend TNI Dudung Abdurahman selaku KSAD, Denny menjawab singkat. “Sudah dilantik kan?, ya sudah , mereka adalah prajurit terpilih. YKIM yakin bersama ke-duanya NKRI akan lebih tenang, itu saja. Jangan ngompor – ngomporin lagh, ahahaha”, Tutup Denny yang juga Dewan Redaksi Istananews.com kemudian pamit menutup seluler.

Okelagh kalau begitu.

Ahahaha..

(Red-01/Foto.ist)

 

Lainnya,

Denny D. Kustia – Ketua Umum Yayasan Kerja Indonesia Maju (YKIM) – 7, “TNI SEMAKIN SOLID TIDAK RAPUH KARENA ISU PKI” – KORAN JOKOWI

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan