Melawan Lupa (17), JENDERAL SANGAR PENUH CERITERA.

Melawan Lupa (17),

JENDERAL SANGAR PENUH CERITERA.

Istananews.com:  Jenderal TNI (Purn.) Leonardus Benyamin Moerdani, atau L.B. Moerdani ( Benny Moerdani) kelahiran 2 Oktober 1932 – 29 Agustus 2004 adalah salah satu tokoh militer Indonesia paling berpengaruh pada era Orde Baru. Benny Moerdani dikenal sebagai perwira TNI yang banyak berkecimpung di dunia intelijen, sehingga sosoknya banyak dianggap misterius.

See the source image

Moerdani merupakan perwira yang ikut terjun langsung di operasi militer penanganan pembajakan pesawat Garuda Indonesia Penerbangan 206 di Bandara Don MueangBangkokKerajaan Thai pada tanggal 28 Maret 1981, peristiwa yang kemudian dicatat sebagai peristiwa pembajakan pesawat pertama dalam sejarah maskapai penerbangan  Republik Indonesia dan terorisme bermotif jihad pertama di Indonesia.

See the source image

Ia juga dianggap banyak kalangan sebagai sosok yang bertanggung jawab terhadap peristiwa Tanjung Priok dan penembakan misterius pada tahun 1980-an .

Dalam posisi pemerintahan, selain sebagai Panglima ABRI, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan dan juga Pangkopkamtib

CERITERA LAIN TENTANG BELIAU

Presiden ke-2 RI – Soeharto pernah mengungkapkan penyesalannya kepada Jenderal TNI (Purn) LB Moerdani atau Benny Moerdani. Di hadapannya, Benny Moerdani terbaring di kasur perawatan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Kondisinya sudah tak bisa lagi berbicara. Dengan suara Soeharto yang sangat lirih dan nyaris tidak terdengar. pelan-pelan mata dua jenderal ini berkaca-kaca. “Kowe pancen sing bener, Ben. Nek aku manut nasihatmu, ora koyo ngene (Kamu memang yang benar, Ben. Seandainya aku menuruti nasihatmu, tak akan seperti ini),” kata Soeharto seperti yang ditirukan oleh asisten Benny yang berada di ruang perawatan.

See the source image

Demikian dikutip dalam buku “Benny Moerdani Yang Belum Terungkap”. Baca juga: Ketika Soeharto Perintahkan LB Moerdani Benahi Intelijen Indonesia Dua hari setelah kunjungan tersebut, Benny meninggal dunia pada Agustus 2004. Belum jelas apa nasihat Benny yang membuat penguasa Orde Baru itu menyesal karena tak menurutinya. Namun sejak penguasa Orde Baru itu mencopot Benny dari Panglima ABRI pada 1988, publik melihat ada kejangalan. Sebab Benny yang dijuluki Raja Intelijen itu dicopot sebelum Sidang Umum MPR.

‘RIP , Jenderal . Amin.

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

CINTA TNI – (42), ” JENDERAL ANDIKA , INI PEKERJAAN RUMAH KITA YANG SESUNGGUHNYA ” | ISTANA NEWS

Melawan Lupa – (16), “PESAN BAJU ADAT BANTEN INI JANGANLAH DILUPAKAN , AHAY !”  | ISTANA NEWS

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Cinta TNI (43), KUNKER PANGDAM IX UDAYANA & POMPA HIDRAN DI DESA OELTUA KUPANG | ISTANA NEWS
  2. Melawan Lupa (18), FERDINAND HUTAHAEAN, RELAWAN JOKOWI ATAU PENISTA AGAMA ? | ISTANA NEWS

Tinggalkan Balasan