Law & Justice (12), HABIB BAHAR SMITH MEMILIH BUSUK DIPENJARA , KEREN !

????????????????????????????????????????????????????????????

Law & Justice (12),

HABIB BAHAR SMITH MEMILIH BUSUK DIPENJARA , KEREN !

istananews.com : Syah sudah, akhirnya Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka akibat penyebaran berita bohong oleh Polda Jawa Barat (3/1) lalu, penetapan tersangka oleh polisi ini berdasarkan ceramah yang dilakukannya di Margasah, Jawa Barat pada 11 Desember 2021 lalu.

Adapun pasal-pasal yang digunakan menjerat Habib Bahar yakni Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 15 UU nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 55 KUHP dan atau Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A UU ITE Jo Pasal 55 KUHP.

See the source image

SIAPA HABIB BAHAR SMITH?

Nama lengkapnya Sayyid Bahar bin Ali bin Smith yang lahir pada 23 Juli 1985 pimpinan dan pendiri Majelis Pembela Rasulullah di Pondok Aren, Tangerang Selatan dan  Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Kemang, Bogor. Dia anak pertama dari tujuh bersaudara dan berasal dari keluarga Arab Hadhrami golongan Alawiyyin bermarga Sumaith. dia punya enam orang adik yang mana tiga adiknya bernama Ja’far bin Smith, Sakinah Smith, dan Zein bin Smith.

Habib Bahar pun juga memiliki gelar kehormatan yaitu Sayyid. Gelar ini merupakan gelar kehormatan yang diberikan kepada orang-orang yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW melalui cucunya yaitu Hasan bin Ali dan Husain bin Ali di mana merupakan anak dari anak perempuan Nabi Muhammad SAW, Fatimah az-Zahra dan menantunya Ali bin Abi Thalib. Habib Bahar juga telah menikah pada tahun 2009 dengan seorang Syarifah bermarga Aal Balghaits dan dikaruniai empat orang anak.

See the source image

Sebelum menjadi tersangka terkait penyebaran berita bohong, sempat menjadi kontroversi terkait video viral ceramahnya yang menyinggung kepolisian serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman. Katanya, kepolisian sering melakukan intimidasi terhadap panitia penyelanggara sebuah acara.

Dia berkata jika kepolisian lebih baik langsung mendatanginya jika memang perlu penjelasan, bukan mengintimidasi pihak panitia penyelenggara acara. Lalu pada video tentang pernyataan dirinya atas Dudung Abdurachman, ia menyebut jika Dudung hanya mampu menurunkan baliho menggunakan alat utama sistem senjata (alutista) TNI. Kemudian jauh sebelum itu, ia juga sempat viral karena aksi sweeping yang dilakukannya bersama sekitar 150 orang jamaah Majelis Pembela Rasulullah merazia Cafe De Most di Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada tahun 2012.

See the source image

Ia menganggap jika kafe tersebut merupakan sarang maksiat dan meminta agar ditutup sebulan penuh selama bulan Ramadhan pada saat itu. Lalu dirinya juga sering dikenal melontarkan ceramah yang memprovokasi untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar dengan perilaku yang dianggap tindak kekerasan.

Hal itu dibuktikan lewat video ceramah yang viral di media sosial pada 28 November 2018. Bahkan saat proses Pilpres 2019, ia menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) selaku kader PDIP sebagai pengkhianat bangsa, negara, dan rakyat. Lalu selang sebulan setelah video ceramahnya viral, ia juga terjerat kasus penganiayaan pada akhir tahun 2018.

Habib Bahar pun dijatuhi vonis 3 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Bandung lalu mendapatkan asimilasi pada 15 Mei 2020. Namun ia kembali lagi ditahan empat hari berselang setelah dianggap melanggar PSBB dengan mengumpulkan massa dan melakukan pidato yang bermuatan provokasi dan ujaran kebencian.

Desember 2018 lalu dia mengatakan

“Kalau mereka mendesak saya minta maaf maka demi Allah saya lebih baik memilih busuk dalam penjara daripada harus minta maaf,”

KEREN !

(Red-01/Foto.ist)

Lainnya,

Law & Justice (11), KPK SELAMATKAN UANG NEGARA RP. 35,9 TRILIUN DI TAHUN 2021, “MASIH BENCI KPK ?” | ISTANA NEWS

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: