Melawan Lupa (19), ” Imagine, John Lennon & Vietnam War “

 Melawan Lupa (19),

” Imagine, John Lennon & Vietnam War “

Istananews: Latar belakang Perang Vietnam adalah pembagian Vietnam menjadi Vietnam Selatan dan Vietnam Utara. Pembagian ini terjadi sesuai dengan Konferensi Jenewa pada tahun 1954 di Swiss. Vietnam Selatan diurus oleh Negara Vietnam dan Vietnam Utara diurus oleh Viet Minh. Seorang tokoh pergerakan nasional dari Vietnam bernama Ho Chi Minh ingin agar Vietnam menjadi satu negara.

See the source image

Dia menolak Konferensi Jenewa dan menganggap Vietnam Selatan bagai penghalang penyatuan seluruh tanah Vietnam. Untuk mengalahkan Vietnam Selatan, Ho Chi Minh dibantu oleh negara-negara komunis seperti Uni Soviet dan Cina. Amerika Serikat dan sekutunya langsung bergerak untuk menghalangi upaya Vietnam Utara dan sekutu-sekutunya. Selain itu, Amerika Serikat juga ada kepentingan di Vietnam Selatan dan harus mempertahankan daerah itu. Sehingga pecahlah Perang Vietnam. Jumlah korban yang meninggal diperkirakan lebih dari 280.000 jiwa di pihak Vietnam Selatan dan lebih dari 1.000.000 jiwa di pihak Vietnam Utara.

Pada 21 Oktober 1967, ratusan ribu masyarakat Amerika Serikat tumpah ruah di Lincoln Memorial, Washington D.C. Orang-orang berkumpul untuk menyuarakan protes terhadap keterlibatan militer AS di Asia Tenggara, terutama dalam Perang Vietnam. Kumpulan orang yang mencapai seratus ribu itu terdiri dari pekerja golongan menengah, mahasiswa, pendeta, dan mereka yang tergabung dalam gerakan kebudayaan tandingan seperti kelompok hippie. Kemudian mereka bergerak menuju markas Departemen Pertahanan AS, Pentagon hingga dini hari dikawal pasukan  AU amerika

See the source image

Gerakan ini pun membangkitkan orang orang muda lainnya di  Inggris, Prancis,  Jerman , Itali, China dsb seolah dipersatukan dalam isu Perang Vietnam dan mampu menghasilkan protes lewat budaya tandingan dalam skala raksasa.

PERAN IMAGINE JHON LENON ?

Musisi John Lennon pun melahirkan lagu ‘imagine, tahun 1971 . Yang terinspirasi dari sebuah puisi pendek berjudul Cloud Piece, yang muncul dalam buku Yoko Ono berjudul Grapefruit.

Yang menarik, lirik lagu ini terbilang sangat radikal, terkesan anti-agama dan anti-nasionalisme. Lantaran liriknya ada kata-kata: Imagine there’s no countries/ It isn’t hard to do/ Nothing to kill or die for/ And no religion, too/ Imagine all the people/ Living life in peace.

See the source image

Tetapi, seperti diakui Lennon, lagu itu sebetulnya hanya bermaksud mengeritik praktik beragama yang mengkotak-kotakkan manusia di atas klaim kebenaran Tuhan masing-masing. Begitu juga dengan fenomena nasionalisme chauvinis yang mempertentangkan bangsa-bangsa dalam aroma kebencian.

Sekat lain yang juga membuat manusia terpecah-belah, bahkan dalam kelas sosial, adalah kapitalisme. Kapitalisme membuat ada perut yang kenyang kegemukan, sementara yang lain terlilit kelaparan akut. Karena itu, persaudaraan umat manusia tidak mungkin terjadi di bawah kapitalisme.

Namun, lantaran mengimpikan masyarakat tanpa agama, tanpa sekat negara bangsa, dan tanpa kelas sosial-ekonomis, banyak yang menyebut John Lennon sebagai komunis. “Membayangkan tidak ada lagi agama, tidak ada lagi negara, dan tidak ada lagi politik, itu nyaris seperti Manifesto Komunis. Saya bukan komunis dan tidak ikut gerakan apapun.

Tidak begitu mengherankan, lantaran liriknya yang kuat untuk perdamaian dan persaudaraan umat manusia, lagu ini menjadi lagu kebangsaan aktivis anti-perang. Dan tidak ada aksi anti-perang tanpa lagu “Imagine”

Tahun 2004, majalah musik bergengsi Rolling Stone menempatkan Imagine sebagai lagu ketiga terbaik sepanjang masa. Bahkan, Presiden AS Jimmy Carter pernah bilang begini: “Di banyak negara di seluruh dunia — saya dan istri saya telah mengunjungi sekitar 125 negara — kita dapat mendengar lagu John Lennon Imagine dimainkan hampir sama seringnya dengan lagu kebangsaan.”

(Red-01/Foto.ist)

See the source image

Lainnya,

Melawan Lupa (18), FERDINAND HUTAHAEAN, RELAWAN JOKOWI ATAU PENISTA AGAMA ? | ISTANA NEWS

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan