“PAK PRESIDEN JOKOWI YTH, PAK JENDERAL ANDHIKA YTH. APA TANGGAPAN BAPAK SAAT WARGA MENYEBUT TNI BRUTAL DI DESA SEI TUAN KAB. DELI SERDANG ?”

“PAK PRESIDEN JOKOWI YTH, PAK JENDERAL ANDHIKA YTH. APA TANGGAPAN BAPAK SAAT WARGA MENYEBUT TNI BRUTAL DI DESA SEI TUAN KAB. DELI SERDANG ?”

(64 Tahun Sudah Di Kerjakan Dan Menjadi Salah Satu Lumbung Beras, Warga Butuh Perhatian Dan Bantuan Presiden Jokowi)

Istananews.com :  Dahulu diterlantarkan, yang ada hanya semak belukar, Pohon Kelapa dan pohon lain juga batang kayu kayu besar dengan  kerja keras oleh warga kini lahan tersebut sudah menjadi lahan pertanian yang subur dan menjadi salah satu andalan lumbung beras di Sumatera Utara khususnya di Kabupaten Deli Serdang. Dan, Lahan tersebut terletak di Dusun Tiga ( III ) Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.

Hampir semua warga Sumatera Utara mendengar kabar dan mengetahui bahwa Kecamatan Pantai Labu adalah lumbung beras, dan pemandangan tersebut juga dapat disaksikan dari jendela pesawat oleh para penumpang pesawat saat pesawat take off atau landing di Bandara Internasional Kwala Namu di Kabupaten Deli Serdang.

Salah satu warga Dusun Tiga ( III ) Desa Sei Tuan , Parlindungan Manalu ( 65 ), menuturkan ke Istananews.com , setelah lebih kurang 64 Tahun atau sekitar Tahun 1958 lahan yang dahulunya terlantar setelah dikerjakan dengan ulet dan terus menerus oleh warga setempat, semua berjalan nyaman.

Namun, tiba tiba pada tanggal 4 Januari 2020, Pusat Koperasi Angkatan Darat ( Puskopad) memerintahkan sekelompok Prajurit TNI dengan pakaian seragam turun kelokasi dan memasang Plang bahwa lahan tersebut milik Puskopad. ” Kami merasa sedih dan tidak terima dengan sikap dari Puskopad, yang setelah 64 tahun tanah tersebut dikerjakan masyarakat dan menjadi salah satu satunya sumber penghidupan keluarga kami, secara tiba tiba Puskopad menancapkan Plang dan melarang kami menanam padi dilahan tersebut”. kata Parlindungan Manalu dengan kecewa.

Masih warga yang sama , Resman Sinurat memaparkan, semenjak beliau kanak kanak telah melihat bahkan ikut merasakan sendiri ikut kelahan persawahan untuk membantu orang tuanya mengolah dan menanam padi lahan tersebut. ” Saya masih ingat ketika saya anak anak melihat dan ikut membantu orang tua saya mengolah lahan tersebut di ikut mengangkut semai untuk ditanam”. papar Resman Sinurat dengan sangat sedih.

Kepala Desa Sei Tuan – Parningotan Marbun juga mengungkapkan rasa prihatin atas sikap sekelompok Prajurit TNI yang turun kelahan perswahan tersebut tanpa melakukan sosialisasi atau surat pemberitahuan akan tujuan dan kedatangan para Prajurit TNI tersebut. ” Kita sangat prihatin dan menyayangkan sikap dari sekelompok Prajurit TNI yang langsung turun dengan tiba tiba tanpa ada sosialisasi ataupun surat pemberitahuan bahwa mereka akan turun kelokasi persawahan sehingga warga merasa terkejut dan tak terima atas kehadiran dan sikap arogan dari Prajurit TNI yang turun kelokasi”. ungkap Parningotan Marbun.

Seperti terlihat dari unggahan beberapa Akun Media Sosial, saat Prajurit TNI turun ke lokasi persawahan terlihat terjadi bentrokan antara warga dan Prajurit TNI hingga beberapa anak anak terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit dirawat.

Melihat hal ini kami  sangat menyesalkan sikap dan prilaku Prajurit TNI yang dianggap warga demikian arogan , apapun alasannya, saat itu masyarakat TIDAK BERSENJATA bahkan mereka teganya mendorong warga dan anak anak hingga tersungkur dan sebahagian harus manjalani perawatan medis. Seharusnya di era Presiden Jokowi dan Pangti Jenderal Andhika,  TNI bisa lebih  arief dan bijaksana dalam hal ini, humanis, apalagi dengan mereka para warga dan petani yang lugu dan yang selama ini sudah bersusah payah mengolah tanah tersebut selama beberapa dekade, sehingga menjadi lumbung beras dan satu satunya sumber mata pencaharian warga setempat.

Melalui Istananews.com & KoranJokowi.com warga Desa Sei Tuan berharap Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Republik Indonesia Joko Widodo & panglima TNI Jenderal Andhika dapat memberikan solusi dan keadilan disana ,kepada para warga dan petani Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, karena petani sudah ikut berjuang membantu sekaligus mensukseskan ketahanan pangan.

Semoga tulisan ini dibaca beliau berdua,amin.

(MayaS/DelonS-Foto.ist)

Lainnya,

Kabar Dairi  Sumut – (29 ), Pak Jokowi, Kondisi GOR Sidikalang Dan Bangunan Bersumber Dari Uang Rakyat Di Kabupaten Dairi Memprihatinkan Dan Sia Sia. – KORAN JOKOWI

Kabar Sumatera (78), “YTH PRESIDEN JOKOWI, PT.EMHA & ATR/BPN TIDAK HADIR KE-2 KALI DI DPRD BATUBARA, PETANI PUN AKAN ‘NENDA DI ISTANA NEGARA ?” – KORAN JOKOWI

CINTA TNI – (42), ” JENDERAL ANDIKA , INI PEKERJAAN RUMAH KITA YANG SESUNGGUHNYA ” | ISTANA NEWS

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan