Unesco Thn.2022, Ella Fitzgerald.

Unesco Thn.2022, Ella Fitzgerald.
Istananews.com, Unesco,LifeStyle:
Dapat dikatakan, salah satu vokalis jazz wanita terbaik sepanjang masa, Ella Fitzgerald membentuk apa yang akan datang #JazzDay.
Bukan tentang dimana Anda berada, yang penting adalah koneksi yang kita temukan dalam musik di saat kita sangat membutuhkannya.
WHO’S

Dia kelahiran 25 April 1917  adalah seorang penyanyi jazz Afrika-Amerika yang terkadang dirujuk sebagai First Lady of SongQueen of Jazz, dan Lady Ella. Ia terkenal karena kemurnian nada, diksi, frasa dan intonasi yang sempurna, serta kemampuan improvisasi “seperti tanduk”, khususnya ketika ia bernyanyi scat.

Setelah masa remaja yang penuh gejolak, Fitzgerald menemukan stabilitas dalam kesuksesan musikalnya melalui orkestra Chick Webb, tampil di seluruh negeri tetapi paling sering dikaitkan dengan Ballroom Savoy di Harlem. Penampilannya yang membawakan sajak anak-anak “A-Tisket, A-Tasket” membantu meningkatkan ketenarannya dan Webb secara nasional. Setelah mengambil alih band ketika Webb meninggal, Fitzgerald meninggalkannya pada tahun 1942 untuk memulai karier solonya.

See the source image

Manajernya adalah Moe Gale, salah satu pendiri Savoy,sampai dia mengalihkan sisa kariernya ke Norman Granz, yang mendirikan Verve Records untuk menghasilkan rekaman baru oleh Fitzgerald. Bersama Verve ia merekam beberapa karyanya yang lebih banyak direkam, khususnya interpretasinya mengenai Great American Songbook.

Sementara Fitzgerald muncul di film dan sebagai tamu di acara televisi populer di paruh kedua abad kedua puluh, kolaborasi musiknya dengan Louis ArmstrongDuke Ellington, dan The Ink Spots adalah beberapa dari tindakannya yang paling terkenal di luar karier solonya. Kemitraan ini menghasilkan beberapa lagu terkenalnya seperti “Dream a Little Dream of Me“, “Cheek to Cheek“, “Into Each Life Some Rain Must Fall“, dan “It Don’t Mean a Thing (If It Ain’t Got That Swing)“.

See the source image

Pada tahun 1993, ia mengakhiri kariernya selama hampir 60 tahun dengan penampilan publik terakhirnya. Tiga tahun kemudian,ia meninggal pada usia 79 tahun setelah berjuang melawan sakit Diabetes dan Jantung yang dialaminya.

Banyak penghargaan yang telah ia terima meliputi 14 Grammy Awards termasuk penyanyi wanita pertama yang mendapatkan Anugerah Lifetime Achievemant di tahun 1967 dan telah di lantik di Grammy Hall Of Fame, Juga telah menerima National Medal of ArtsJazz Hall Of FameHollywood Walk Of FameApollo Hall Of FameNEA Jazz Masters dan Presidential Medal of Freedom dari NAACP Image Awards. Ia juga merupakan penyanyi solo Jazz paling sukses di seluruh dunia dengan menjual 40 juta kopi album dan kepingan lagu yang menjadikannya menjadi salah satu wanita paling hebat di Industri Musik Dunia pada abad ke 20an.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan