“SORGUM DI RIAU, TANDA KEBANGKITAN ALTERNATIF PANGAN ATAU TANDA TANYA ? “

“SORGUM DI RIAU, TANDA KEBANGKITAN ALTERNATIF PANGAN ATAU TANDA TANYA ? “

Istananews.com, Nasional :

Wakil Menteri Pertanian – Harvick Hasnul Qolbi selaku Bapak Sorgum Indonesia resmikan kantor Cabang Sorgum Indonesia Grup Provinsi Riau dan sekaligus launching website sorgum Riau di jalan Pemuda Komplek Pemuda City Walk Pekanbaru Riau, Pukul 16.00 Wib. Senin(10/10/22). Hadir diantaranya Presiden Sorgum Indonesia MH.Sultan Caniago, Ketua Umum Santri Tani H.T.Rusli Ahmad,SE,MM sekaligus Ketua PWNU Prov.Riau, Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Wendy, Dandenpom 1/3 Pekanbaru Mayor CPM Irawan,Ali Rahman,SH.MH dari Kejati Riau, dan lainnya.

Wamentan yang mantan Bendahara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) ini mengatakan  tanaman sorgum ini sangat luar biasa untuk dikembangkan di Indonesia yang memiliki lahan yang cukup luas. Juga di Prov Riau karena tanaman Sorgum ini sejenis jagung tetapi lebih kuat dan banyak jenis produknya, yang dapat dikerja-samakan dengan swasta bukan melulu melalui APBN/D.

Saya kemudian meminta tanggapan Pim.Umum/Redaksi atas hal diatas, jawaban beliau membuat kening saya berkerut. ” Daeng, Niat baik tidak cukup niat, kita sudah punya pengalaman kurang baik sebagaimana pernah disampaikan teman teman Relawan Jokowi di Prov. Jawa Timur dimana upaya tanam sorgum yang dilaksanakan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII waktu lalu gagal , hal ini terbukti dari panen  yang sedianya ditarget 4 ton/hektar kemudian hanya mampu menghasilkan 1,5 ton saja. Sehingga  PTPN XII pun akhirnya mengalihkan pemanfaatan lahan sorgum untuk ditanami tebu. Anggaran yang dikeluarkan seolah – olah ditelan bumi, entah itu dari APBN/D atau swasta, kan gitu Daeng”

Saya manggut – manggut

Sorgum

Masih kata Pimpinan, Presiden Jokowi di Nawacita ke-2 thn.2019 lalu memang demikian berharap menjadikan tanaman Sorgum sebagai  tanaman pangan alternatif dan meminta instansi terkait agar segera membuat roadmap produksi dan hilirisasi sorgum nasional. Apalagi potensi luas tanam sorgum di Indonesia hingga Juni 2022 tercatat 4.355 ha, tersebar di 6 provinsi dengan produksi mencapai 15.243 ton dengan kemampuan panen3,36 ton/hektar.

Namun tidak asal ada, tidak asal tanam sebagaimana dilakukan banyak orang / kelompok. Ada yang dilupakan, yaitu bagaimana varietas sorgumnya apa sesuai arahan Kementan?, yang ke-2 sejauh apa keterlibatan Kementerian PUPR mempersiapkan kebutuhan air dalam bentuk irigasi atau embung, kalau pun Sorgum aman di iklim tropis?, dan yang ke-3, sejauh apa keterkaitan industri skala kecil dan menengah yang siap menjadi ‘off taker.

Sorgum memang  tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di 30 negara baik Asia Selatan dan Afrika sub-sahara. Sorgum termasuk tanaman serealia tropis yang tumbuh dan dapat beradaptasi dalam rentang iklim yang luas, serta membutuhkan air yang relatif sedikit atau toleran terhadap kekeringan. Negara-negara penghasil utama sorghum, antara lain Amerika Serikat, Mexico, Nigeria dan India.

Kalau pun di PTPN XII Jawa Timur gagal, namun Koranjokowi.com sempat mendengar budidaya Sorgum cukup berhasil  di Bima, NTB. Disana telah mampu memproduksi benih sorgum Label Biru dengan Provitas rata-rata sebesar 6,3 ton per ha. Dengan Luas panen perdana sekitar 14 ha milik Kelompok Tani yang  ditanam pada akhir tahun 2020 dengan perkiraan produktivitas berkisar 4,5-5 ton per ha per April 2021 lalu.

Jokowi Tanam Bibit dan Tinjau Panen Sorgum, Sumba Timur, 2 Juni 2022

Kita Flashback Sorgum made in PTPN XII ya, 

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII  sejak tahun 2013 lalu demikian gencar dan dahsyat mempublikasikan atas rencana budidaya 5 varietas sorgum seluas > 3.000 hektar di 26 kebun yang berada di Jawa Timur. Bahkan berjanji  pengembangan tanaman biji-bijian tersebut untuk mensubstitusi kebutuhan makanan berbasis tepung terigu sesuai instruksi Menteri BUMN saat itu, silahkan googling siapa menteri dan presidennya saat itu. ‘ Ehehehe.

Bahkan Varietas sorgum yang dimanfaatkan terdiri dari kawali, citayam, numbu M, numbu B dan pahat dengan potensi produksi biji 1,4 ton hingga 6,4 ton/hektar per panen dengan panen setahun dua hingga tiga kali. Selain menghasilkan biji untuk tepung, batang sorgum bisa diproses menjadi gula cair, demikian janji mereka.

Namun, sejak awal mereka bingung saat ditanya apakah hasil panen biji sorgum itu diproses sendiri atau dipasok ke pabrikan tepung. Ehehehe. Awal dari ke-anehan.

Kemudian PTPN XII berjanji lagi bahwa  pada tahun itu  menargetkan kontribusi tanaman semusim (pisang emas, pisang Taiwan,tebu, sawi, dan tebu serta ubu jalar)  sebesar Rp.30 miliar atau 64% dari total pendapatan. Nah disini tidak disebut berapa keuntungan dari Sorgum itu sendiri atau karena Sorgum bukan masuk katagori tanaman semusim?

Sorgum memang tengah populer sebagaimana aplikasi ‘tik-tok’, karena dianggap mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi. Namun Sorgum beresiko tinggi atas hama yang sampai saat ini seolah (belum) ada obatnya, Ulat bagian batang sorgum, akan membuat  sorgum cepat layu dan cenderung mati sebagaimana di PTPN XII ?, “Itu sangat sederhana kan, sumber hama itu ada di ulat”, tutup pimpinan.

Saya manggut – manggut kembali sambil membuka situs Doa Petani saat Awal Menanam Padi | NU Online disana tertulis doa bagi para petani sebelum menanam, yaitu : …. Bismillāhir rahmānir rahīm, subhānal bā‘itsil wāritsi. , Artinya: “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Maha suci Tuhan yang membangkitkan lagi mewariskan adanya,”

Semoga budidaya Sorgum di Riau tidak berakhir seperti PTPN XII Jawa Timur, jangan lupa berdoa, Insyallah, Aamiin YRA.

‘Ehehehe…

(DaengJohan/Red-01-Foto.ist)

Lainnya,

Kabar Kuansing Riau (36), KERUGIAN NEGARA RP.649 JUTA AKIBAT ULAH PNS INI, SIAP DIBUI 3 – 20 TAHUN ? – KORAN JOKOWI

Kabar Sumatera (84), ‘BERCERMIN BIJAK DARI KABUPATEN BATU BARA,SARAT PESAN MORAL  & KEMULIAAN’ – KORAN JOKOWI

Kabar Pekan baru (61), “KAPOLDA RIAU, MOHON SEGERA TANGKAP PENGEROYOK JURNALIS ITU !” – KORAN JOKOWI

Kabar Pekan baru (60), ” KINERJA DISPERINDAG PROV.RIAU DIPERTANYAKAN DPN LPPK ” – KORAN JOKOWI

Kabar Pekanbaru Riau (56), “KASUS DESA TERANTANG RIAU ‘STAGNANT, AKANKAH HADIR PRESIDEN JOKOWI & HADI TJAHJANTO ?” – KORAN JOKOWI

Kabar Pekan baru (62), “SORGUM DI RIAU, TANDA KEBANGKITAN ALTERNATIF PANGAN ATAU TANDA TANYA? – KORAN JOKOWI

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan