Tanjungbalai, Istananews.com – Dalam rangka untuk meningkatkan peran serta dalam pemberdayaan masyarakat dengan selalu memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya sistem pembangunan nasional beserta prosedur peraturan perundangan yang berlaku, Polri memilik andil besar dalam hal itu.

Seperti yang dilakukan Kapolsek Datuk Bandar AKP REKMAN SINAGA, SH, MH menghadiri Musrembang Kecamatan Datuk Bandar Timur dalam rangka pembahasan dan penetapan rencana kerja pemerintah Desa Tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Datuk Bandar Timur, Selasa, 30/01/2024.

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan seperti :

  1. Camat Datuk Bandar Timur INDRA ADIGUNA, S.STP, Spd MM.
  2. Yang mewakili Kepala Bapeda Kota Tanjungbalai
  3. Perwakilan Opd Kota Tanjungbalai
  4. Kapolsek Akp Rekman Sinaga SH, MH
  5. Yang mewakili Danramil 17 SERMA SABARULLAH (Bhabinsa).
  6. Seluruh Lurah sekecamatan Datuk Bandar Timur.
  7. Taem pengerak PKK dan Puskesmas Kel. Semula Jadi
  8. Aipda M. Yusup (Bhabinkamtibmas Pulau Simardan)
  9. Seluruh Kepling sekecamatan Datuk Bandar Timur
  10. Tokoh Masyarakat
  11. Tokoh Agama
  12. Tokoh Pemuda
  13. Perwakilan Masyarakat
Baca Juga  Polres Tanjungbalai Berikan Rasa Aman Kepada Peserta Konvoi SDIT Darul FIKRI

Adapun hasil dari Musrenbang Kecamatan Satuk Bandar Timur :

  1. Masalah pembangunan jalan yang belum terealisasi untuk di wujudkan.
  2. Agar pemasangan lampu di jalan deket dengan Smp Negeri 13.
  3. Permintaan Sekolah SD Negeri 131416 supaya masyarakat yang ada di Kede Kopi depan sekolah membuang air kecil dan sampah jangan di buang di depan sekolah karena menimbulkan aroma busuk yang mengganggu aktifitas belajar mengajar.
  4. Masalah BPJS yang membawa ke rumah sakit untuk berobat rawat inap atau rawat jalan mendapatkan biaya geratis dari pemerintah.
  5. Agar mengambil akte yg sudah diberikan kuasa kepada kepling jangn diberikan kepda orang lain yang mengambil dari capil.
  6. Laporan dari SMA 6 bahwa mereka pihak sekolah memintah di buatkan bak sampah dari beton.
  7. Pihak sekolah memintah kepada sat pok PP untuk melaksanakan razia bina kasih karena siswa SMA 6 banyak yang cabut aatau pergi dari rumah kesekolah tetapi tidak hadir di sekolah.