Tanjungbalai, Istananews.com – Polsek Datuk Bandar, Polres Tanjung Balai bersinergi dalam menjalin hubungan kemitraan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat. Dilaksanakannya kegiatan ini melalui sambang dan berdialog langsung kepada masyarakat melalui Pojok Pemilu. Kegiatan ini ditingkatkan dalam rangka mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.

Giat Pojok Pemilu tersebut dilaksanakan oleh Personil Polsek Datuk Bandar yaitu Aipda S. Situmorang, Bripka S. Samosir juga Briptu Amir Nasution pada Pojok Pemilu yang berada di warung kopi Pak Nasution, Jalan Sudirman, Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai pada Sabtu (03/02/2024).

Kapolres Tanjung Balai AKBP Yon Edi Winara, S.H., SIK., M.H. melalui Kapolsek Datuk Bandar AKP R. Sinaga, S.H., M.H. menjelaskan jelang pemilu 2024, Anggota harus rutin menyampaikan pesan dan ajakan positif kepada masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2024, melalui kegiatan Pojok Pemilu.

“Dalam kegiatan tersebut, anggota kita menyampaikan imbauan untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial, antisipasi berita hoax yang dapat memecah belah persatuan”, ujar Kapolsek R. Sinaga S.H, M.H.

Baca Juga  Tidak Ada Korban Jiwa, Polsek Datuk Bandar Sigap Cek TKP Kebakaran

Menurut Kapolsek, menjelang Pemilu, pihaknya menyampaikan pesan dan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.

“Untuk itu kita mengajak seluruh masyarakat untuk dapat berperan aktif dalam memelihara Kamtibmas menjelang Pemilu 2024, dan melaporkan kepada Polri apabila ada mengetahui segala potensi gangguan sehingga dapat diminimalisir sedini mungkin”, tambah Kapolsek.

Kapolsek melanjutkan, dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh Personil Polsek Datuk Bandar, pihaknya berharap agar masyarakat dapat menjaga lingkungannya agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif.

“Apalagi saat ini pesta demokrasi tinggal menghitung hari akan melaksanakan pilpres dan pileg, tentu ada perbedaan pandangan dan pilihan politik. Tapi perbedaan itu jangan menjadi sumber perpecahan, baik sebelum pada saat dan setelah Pemilu,” tutup Kapolsek.